Follow Starsonsky Twitter Starsonsky Facebook  Staronsky Feedburner

14.6.11

About Starsonsky Project


Disuatu pagi saya terpikir, kenapa tidak saya membuat sebuah proyek tentang keprihatinan yg saya rasakan selama ini berupa kampanye sosial, dimana orang-orang acuh tak acuh dengan berbagai bahaya yang mengancam hidupnya dan arti pentingnya kesehatan bagi orang lain. Yang saya bicarakan ini adalah proyek sosial yang bertemakan kampanye bahaya asap rokok bagi perokok pasif yang telah saya gagas sejak 1-2 semester lalu (kurang lebih 1thn). Keinginan yang cukup lama tertunda karena ketiadaan waktu untuk menggarapnya dan sekarang mungkin ini saatnya setelah sekian lama mencari jalan keluar dengan berbagai pertimbangan, perancangan desain dan sebuah solusi yang menurut saya ini cukup efektif, setidaknya bagi saya sendiri.

Disisi lain, saya ingin sekali membuat sebuah kampanye sosial tentang anak, karena saya merasa orang-orang yang perlu diperhatiakn, sebenarnya adalah para generasi muda, karena mereka adalah para influencer untuk orang-orang sekitarnya (minimal dalam lingkungan keluarga), meskipun sebelumnya saya juga telah melakukan aksi donasi sosial untuk pengemis dan gelandangan tapi terhenti karena ternyata tak cukup dana untuk melanjutkannya.


Starsonsky sendiri tak ada kapan resminya berdiri karena memang niat awalnya hanya sekedar iseng belaka sebagai pelampiasan hasrat proyek pribadi, tapi ketika pertama kali menemukan nama Starsonsky sendiri pada tanggal 13 Juni 2011, pada hari itu juga saya membeli domain-nya. Proses penetapan nama starsonsky ini sebenarnya tidak lama, hanya sekitar 2 hari dengan dibantu oleh kakak saya Safni Marina - Seorang professional web developer asal Malaysia.

So, dengan Starsonsky saya ingin berusaha mengajak orang-orang disekitar saya, mari sama-sama melakukan action, masih banyak saudara2 kita (khususnya anak-anak) yang diluar sana sangat membutuhkan bantuan kita. Anak-anak seharusnya menjadi bintang dilangit yang bisa menemani sang bulan dikala sendiri, yang bisa menjadikan langit begitu lebih indah, dan diujung bintang tertinggilah tempat anak-anak menggantungkan mimpinya, bukan pada impian “bertahan hidup” ketika kelaparan mendera, bukan ketika penyakit datang, bukan ketika hidup dijalanan, bukan juga ketika ditinggal keluarganya (yatimpiatu), dan hal lainnya yang dimana tak seharusnya mereka jalani. Apa yang salah dengan hidup mereka? Tentu tidak ada yang salah, yang salah adalah ketika kita mengetahui hal tersebut, dan kita masih saja membiarkannya.. Kejahatan yang sangat nyata, itu sama halnya, ketika kita mencacimaki saat melihat orang kaya yang tak peduli dengan penderitaan rakyat miskin, tapi kita sendiri juga masih tidak peduli dengan kehidupan orang2 disekitar kita.. #apakatadunia 




0 komentar: