Follow Starsonsky Twitter Starsonsky Facebook  Staronsky Feedburner

6.3.13

Komnas Anak Sarankan Tonton Investigasi Industri Rokok di Indonesia


Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) Aris Merdeka Sirait merekomendasikan kepada orangtua, anak dan semua pihak yang memiliki perhatian terhadap bahaya rokok untuk menonton video liputan investigasi oleh wartawan Current TV Christof Blackman Putzel berjudul Sex, Lies, and Cigarettes.


Barangkali banyak yang belum mengetahui film yang telah diunggah di situs video sharing YouTube Desember 2011 lalu ini. Video berdurasi 42 menit 44 detik ini berisi laporan investigasi mendalam perihal "cengkraman" industri rokok di Indonesia.

"Ini laporan penting yang harus dilihat oleh orangtua dan yang peduli terhadap bahaya rokok," kata Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) Aris Merdeka Sirait kepada Hidayatullah.com, Senin (21/05/2012).    

Dalam pengantarnya, video yang mengulas selubung moto "rokok itu keren" yang kerap ditampilkan di iklan TV ini, menyebutkan bahwa di daerah Times Square kota New York dapat ditemukan iklan-iklan semua barang. Tetapi ada satu produk yang tidak dapat ditemukan diantara papan papan iklan yang berbinar-binar. Apa itu? rokok.

Iklan-iklan rokok telah lama banyak dilarang di Amerika Serikat. Bahkan di sebuah toko di New York harga rokok Marlboro Red seharga 12 dollar atau sekitar RP. 120.000. New York adalah tempat termahal di Amerika untuk membeli rokok. Itu juga disebabkan karena pajak sin di kota besar ini memang besar. Walikotanya, Michael Bloomberg, adalah orang yang sangat ketat menerapkan regulasi terhadap rokok di kota ini.

"Hal menarik yang saya lihat bahwa kita tidak lagi banyak melihat orang merokok di luar bar dan restoran. Hanya beberapa. Dan kalau kita jalan melewati mereka, mereka akan sembunyikan rokok mereka karena malu" kata Bloomberg dalam video ini.

"Rokok, dalam abad ini, akan membunuh satu miliar orang kalau kita tidak bertindak. itu adalah pembunuh terbesar dan pembunuh yang paling dapat dicegah," lanjutnya.

Gencaran iklan iklan rokok baru dapat dirasakan di jalanan. Indsutri tembakau sedang berburu konsumenn baru di negara negara termiskin di dunia. Cara marketing yang sudah banyak hilang di negara negara Barat sekarang menyelimuti Indonesia.

"Di kamar hotel, saya hidupkan TV dan untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya melihat iklan rokok. Iklan-iklan yang menghubungkann rokok dengan gambaran kebebasan, petualangan dan paling banyak, gaya kaum muda. (menit 07:12)

Iklan-iklan rokok tidak saja ada di Jakarta dengan baliho. Bahkan di jalan berdebu desa desa kecil. Itu satu satunya aspek pemandangan Indonesia yang selalu ada. (menit 07:33)

Di Amerika dan sebagaimana negara-negara lainnya, menjual produk produk tembakau pada anak di bawah umur 18 tahun adalah ilegal. Di Indoensia tidak ada peraturan semacam itu (Menit 12:25).

Flo'Rida sekarang adalah salah satu dari banyak artis internasional yang mendapatkan ribuan dolar dengan membuat pertunjukan untuk industri tembakau. The Black Eyed Peas, Smashing Pumkins, Muse, Slash, mereka semua pernah bermain di Indonesia dibayar dengan uang dari rokok (menit 13:32).

Don drapper dosen periklanan di sebuah unibersitas, Masli, yang pernah bekerja di industri Philip Morris, berterus terang tentang siapa yang industri tembakau target di Indonesia. "Young Man" atau kaum muda. Begitu jawabnya ketika Chrsitof menanyakan siapa sebenarnya target industri tembakau di Indonesia.

"Kaum muda. Bisa dikatakan, yang tidak resmi, 14 tahun ke atas. Resminya 18 tahun ke atas" (menit 15:16).

Pada tahun 2005, orang orang Malboro di Philip Morris membayar sekitar 5 miliar dollar untuk membeli salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia, Sampoerna. Sejak itu salah satu prioritas utama Philip Morris adalah untuk memromosikan A-Mild brand milik Sampoerna dengan moto mereka yang tidak terlalu halus, "Go Ahead". (menit 15:49)

Philip Morris sekarang mengeluarkan lebih darii 200 juta dollar per tahun untuk pemasaran di Indonesia. Menurut perusaaan tersebut, tidak satu dolar pun akan dialokasikan untuk memikat perokok muda (16:03)

Menyaksikan video ini mungkin akan memuat kita tertegun. Betapa tidak, di saat cengkaraman regulasi menjadi lebih erat di Amerika, industri tembakau justru membuat permainan untuk keuntungan yang agresif di tempat lain. Dalam lima tahun terakhir, Philip Morris bukan hanya mentarget Indonesia, tapi mereka juga memperoleh perusahaan di Afrika Selatan, Colombia, Pakistan, dan Meksiko.

"Ini penting untuk diketahui bahwa dunia internasional pun telah melakukan mengangkat bagaimana massifnya geliat industri tembakau di negeri ini ," pungkas Aris.*


Sumber :
http://www.hidayatullah.com/read/22745/21/05/2012/komnas-anak-sarankan-tonton-investigasi-industri-rokok-di-indonesia.html

Continue reading ..


14.7.12

Teka-teki di Kepompong

Pagi itu, suasana di kepompong cukup meriah, ada 4 adik pasien yang sedang asyik belajar dan bermain dengan kami, Desi, Fanisha, Fikri dan Pandu. Meski  tak banyak yang bisa ikut, karena sebagian dari mereka sedang menjalani perawatan intensif dan memang harus butuh banyak istirahat, tapi tak mengapa, ini sudah cukup mengasyikkan :)

Sebelum aksi di mulai, kami kakak- kakak relawan mengajak adik- adik pasien untuk bernyanyi bersama. Hoki poki dan jari  jempol jadi lagu andalan kami.



Wah, Desi terlihat antusias dan semangat sekali nyanyiin hoki poki, maklum karena memang dia yang paling lama disana, jadi mungkin sudah hapal. Dan adik-adik terlihat sangat menikmati acara menyanyi kita ini.

Setelah 2 lagu dinyanyikan, kami mulai aksi pertama, yakni bermain teka-teki. Permainan ini sangat sederhana, kakak- kakak memberikan pertanyaan dan adik- adik menjawab dengan bantuan kotak- kotak kosong yang sudah kami buat sebelumnya. Untuk menambah semangat adik- adik menjawab pertanyaan, kami memberikan satu buah bola untuk siapa yang dapat menjawab dengan benar. Nah.. ini nih gambar teka- teki nya.




Memang sederhana sih, terbuat dari kertas dan digaris manual pake spidol. Tapi dengan kesederhanaan itu tak mengurangi semangat adik- adik untuk bermain lho :)

Kak Endro (@iamendro) dibantu sama kak Anis (@aniswah) sedang memberikan pertanyaan TTS sama Pandu supaya bisa bisa mengumpulkan bola lebih banyak.




Wah lihat tuh Fanisha, adik yang pake baju merah, dia  serius banget kan dengerin pertanyaan dari kakak  relawan dan dia  juga udah ngumpulin banyak bola lhooh.. Nah, Desi, yang sebelahnya juga tak mau kalah nih.. Ayoo adik-adik, semangat yaa :)



Setelah selesai kuis, kami melanjutkan dengan aksi menggambar dan mewarnai. Kali ini aksi dibantu oleh kak Bangkit (@bangkitwelkid), pakarnya menggambar yang sudah kuliah bertahun-tahun di ISI ;P




Tuh kan bener, kak Bangkit jago banget :D




Wah Fanisha ternyata juga jago gambarnya :)


Setelah bermain dan belajar bersama selesai,  kami membagikan bingkisan berupa bingkisan untuk adik-adik pasien yang ikut aksi di ruang kepompong berupa nasi kuning dan roti bolu berbentuk karakter lucu seperti boneka dan pesawat. Dan sisanya lagi kami bagikan juga untuk adik- adik lainnya yang berada di kamar baik di bangsal Kartika 2 maupun Melati.


Catatan :
Sesuai jadwal di ruang bermain Kepompong, setiap hari Selasa dan hari Jum’at ada aksi PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) dan setiap hari Kamis dan hari Sabtu tutor gambar. Aksi tersebut dibimbing dan didampingi oleh beberapa kakak- kakak relawan FSG Tunas Bangsa. Jadi konsep dari aksi ini yakni menggabungkan keseluruhan aksi dalam satu waktu (Menyanyi, PAUD, Menggambar).

Terima kasih kepada kak Ani Rakhmaningrum (@anirakhman) buat donasinya yang awalnya ditujukan untuk proyek #3 kami yang berjudul  '1 Cake for 1 Happiness'.

Continue reading ..


31.5.12

Melihat isi kaos cetakan #3

Ini adalah cetakan kaos ke #3 dan kali ini kami mengusung konsep yang sedikit berbeda dengan cetakan sebelumnya. Zero Waste Packaging, yapp sebuah konsep/gerakan ramah lingkungan (eco-friendly) yang berusaha memanfaatkan barang-barang sisa produk untuk dialih fungsikan dan digunakan kembali (reusability). Ini bukanlah trend, tapi sebuah kesadaran sosial dan tanggung jawab moral terhadap lingkungan. Meskipun belum 100% kami terus berusaha untuk berinovasi dengan meminimalisir atribut pelengkap dalam produk kami untuk dicarikan jalan keluar supaya bisa digunakan lagi.

Dibawah ini adalah isi dari produk kaos kami cetakan #3. Lets check this out..


Isi dalam kotak kaos beserta bonusnya :)


Awalnya kardus berukuran 7x7x25 cm3 ini hanya sebuah kardus biasa yang kami gunakan sebagai pembungkus kaos. Kemudian, seperti ada kegelisahan ketika membaca artikel di internet yang gencar membahas tentang kampanye ramah lingkungan bernama zerowasteSaat itu kami berfikir gimana kardus ini bisa dimanfaatkan ulang, terbesit ingin membuat kotak pensil dan sisanya dipotong sebagai bookmark atau dijadikan wadah barang-barang kecil dan sebagainya. Setelah ngobrol2 dengan @riinzy akhirnya sepakat untuk menjadikan ini sebagai kotak celengan :) yapp What a great idea, thanks @riinzy you are awesome :) 

This is we called "Celengan", are you familiar with this awesome box before?

Selain kardus pembungkus, label kaos juga tak luput dari perhatian kami. Dibawah ini adalah transformasi label dari cetakan pertama (atas) hingga cetakan terakhir (bawah), dan pasti anda sudah bisa menebak menjadi apa label itu sekarang. Yakk.. kita manfaatkannya sebagai bookmark (pembatas buku) and I'm sure it would be more useful than a paper that is 'less' useful as a clothing label.

What a nice bookmark with beautiful tassel in it, thanks @diadiahh for your effort :)


Selanjutnya ada gantungan kunci, adalah merchandise 'baru' yang siap menjadi bonus dalam setiap paket pembelian kaos. Ada yang ingin membuangnya? Saya yakin tidak ada untuk benda yang satu ini, jadi tak bisa dong diklasifikasikan sebagai barang sisa produk  :)

Bagus kan gancinya?

Apalagi kalo kena cahaya, malah lebih bagus lg :) #GlowInTheDark
Trusss..
Selain yang disebut diatas, sisanya hanya ada beberapa stiker dan leaflet FSG Tunas Bangsa, tempat kami berdonasi nanti dari semua keuntungan yang masuk.

Dibawah ini adalah stiker #MorningMantra, sebuah stiker motivasi yang dicetak transparant, cocok ditempel di kaca atau media lainnya yang bisa dengan mudah kita baca setiap pagi.


Selanjutnya, ada stiker utama, yakni stiker bergambar desain kaos yang dicetak menjadi sebuah stiker lengkap dengan balon suara. Stiker ini bisa ditempel dimanapun, lebih cocoknya lagi pada benda yang seolah bisa berbicara, bingung? lihat gambar dibawah ini :)

Cuma sample, harusnya ditempel di media yang permanen dan bisa dibaca orang.

Lumayan untuk ngejutin orang ketika membuka sebuah majalah dan mendapati stiker ini didalamnya :D

Yapp.. cukup segitu aja reviewnya.. terima kasih sudah membaca :)


Continue reading ..


29.5.12

[Foto] Packing Kaos di Basecamp Starsonsky

Setelah janjian dan mesnyen2 di Twitter, tiba saatnya packing kaos @starsonsky di basecamp Krapyak, ini kelanjutan dari nyelesaiin merchandise kemarin. Meski ruangan cm 3x3meter tp ternyata cukup jg diisi 9 orang meski agak desel2an hahaha..

Terima kasih buat @aniiswah, @iiiby, @asakecil, @bangkitwelkid, @diadiahh + teman, @pramsthaaa, @RedoOno yang nyempetin dateng ke basecamp siang-siang panas-panas buat bantuin packing kaos :) 


dateng langsung bungkus-bungkus :)

@aniiswah @pramsthaaa lg kliatan sibuk permirsa

haduh serius banget masnya ini @bangkitwelkid

mas @bangkitwelkidsedang ber-unyu ria :)

#gagalcandid huftt..

ceileee eksyennya bikin ehem.. ehemm..

mantaff dah kardusnya :)

@iamendro dan @aniiswah lg serius masukin label kaos :)

'pura-pura' candid shoot :))

tapi kalo ini uda ketahuan siapa yang sadar kamera :))

@iiiby and @asakecil on action :) #narsis #tetep

@pramsthaaa bergaya nawarin kaos #ayodibeli

ciyee kompak beneeer :P
Taraa.. baru 90-an tshirt yg selese di-pack, soalnya sisa kardusnya blm jadi :D


Udah segitu aja ya, lain kali posting lagi kalo ada acara poto2 :D
Terima kasih buat relawan yg menyempatkan waktu untuk bantuin packing kaos @Starsonsky :)

Continue reading ..